Pengertian Kota dan Klasifikasinya Berdasarkan Jumlah Penduduk

December 28, 2018

Kota merupakan suatu wilayah yang memiliki batas-batas administratif yang ditandai dengan keberagaman latar belakang dan mata pencahariannya serta memiliki arus lalu lintas kepentingan yang tinggi.

Note : Kepentingan yang dimaksud adalah pekerjaan

Itulah pengertian Kota menurut saya pribadi, namun banyak orang-orang terdahulu yang terlebih dahulu membuat definisi (para ahli)

Berikut definisi-definisi menurut para ahli:

1. Menurut Bintaro: kota adalah suatu sistem jaringan kehidupan manusia yang ditandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan diwarnai dengan strata sosial ekonomi yang heterogen dan coraknya yang materialistis, Kota adalah bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur-unsur alami dan nonalami dengan gejala-gejala pemusatan penduduk yang cukup besar dengan corak kehidupan yang bersifat heterogen dan meterialistis dibandingkan dengan daerah belakangnya.

2. Menurut Max Weber: Suatu tempat dapat disebut kota Jika sebagian besar penduduknya telah mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dari pasar setempat (pasar lokal). Sementara itu. sebagian besar barang-barang yang terdapat di pasar tersebut juga dibuat di daerah setempat dan hanya sebagian kecil saja yang dibawa dari desa. Max Weber lebih menekankan bahwa ciri suatu kota yang paling utama adalah pasarnya.

3. Menurut Christaller: Kota merupakan pusat pelayanan yang berfungsi sebagai penyelenggara dan penyedia jasa-jasa bagi wilayah sekitarnya. Jadi, pada mulanya kota bukan merupakan permukiman, melainkan pusat pelayanan. Seberapa jauh kota menjadi pusat pelayanan bergantung pada seberapa jauh daerah-daerah di sekitarnya (desa) memanfaatkan Jasa kota.

4. Menurut Louis Wirth: Kota adalah permukiman yang relatif besar, padat, dan permanen dengan penduduk yang heterogen kedudukan sosialnya. Oleh karena itu, hubungan sosial antar penghuninya serba longgar, acuh. dan relasinya bukan pribadi (impersonal relations).

5. Menurut Harris dan Ullman: Kota merupakan pusat permukiman dan pemanfaatan bumi oleh manusla. Di tempat itu manusia unggul datarn mengeksploitasi bumi. Hal itu dibuktikan oleh pertumbuhan kota yang sangat pesat dan pernekaran secara terus-menerus.

6. Menurut Marx dan Engels: Kota adalah perserikatan yang dibentuk untuk melindungi hak milik dan untuk memperbanyak alat produksi guna mempertahankan diri dari para penduduknya.

7. Menurut Hofmeister: Kota adalah suatu pemusatan keruangan dari tempat tinggal dan tempat kerja manusia. pertumbuhannya sebagian besar disebabkan oleh pendatang. serta mampu melayani kebutuhan barang dan jasa bagi wilayah yang letaknya jauh.

Klasifikasi Kota Berdasarkan Jumlah Penduduknya

Kota Kecil : 20.000 - 100.000

Sebuah kota digolongkan sebagai kota kecil apabila penduduknya berjumlah antara 20.000 - 100.000, contohnya kota Sabang di provinsi Aceh.

Kota Sedang : 100.000 - 500.000

Sebuah kota digolongkan sebagai kota sedang apabila penduduknya berjumlah antara 100.000 - 500.000 contohnya kota Pematangsiantar di Provinsi Sumatera Utara


Kota Besar: 500.000 - 1.000.000
Sebuah kota digolongkan sebagai kota besar apabila penduduknya berjumlah antara 500.000 - 1.000.000 contohnya kota Denpasar di provinsi Bali

Kota Metropolitan: 1.000.000 - 5.000.000


Sebuah kota digolongkan sebagai kota metropolitan apabila penduduknya berjumlah antara 1.000.000 - 5.000.000 contohnya kota Surabaya di Provinsi Jawa Timur

Kota Megapolitan: 5.000.000+

Sebuah kota digolongkan sebagai kota megapolitan apabila penduduknya berjumlah lebih dari 5.000.000 penduduk contohnya kota New York di Negara Amerika Serikat.

Penulis : Muhammad Afif Ammar

Sumber Referensi : Geografi.org, Kemendagri, Pengertianahli.id

Artikel Terkait

Previous
Next Post »